Kamis, Desember 04, 2008

Onde-Onde Ketawa Ketiwi Ngakak

Bismillahirrokmanirrokhim

Cemilan ini cocok menemani waktu belajar suami, juga cocok sebagai teman minum kopi jahe/teh jahe anget dimusim dingin ini. Bikinnya juga ternyata gampang, sebagai pemula dalam bidang perdapuran seperti saya ini sekali bikin saja langsung jadi, berarti semuanya pasti bisa.

Onde2 dari mama mertua, kubawa sebagai oleh2 kerumahnya Yoko san. Bertepatan dengan kelas Sodo juga, jadi banyak penyicip disana. Ada 5 teman dikelas sodo kesemuanya nihon jin dan bu Endang. Ternyata mereka pada suka dan seneng banget melihat penampilan si onde2 ini, bahkan mereka ingin diajari cara membuatnya. Katanya sih seperti makan di mister donat, oishii oishii... sambil bolak balik memasukkan si onde2 ke dalam mulut mereka hehehehe... terlalu berlebihan. Satu yang membuat mereka tertarik adalah adanya wijen yang menyelimuti seluruh kulit si onde2 ini. Sukurikatta wa... doyatte... osiete osiete...bikinnya gimana, ajari ya ?

Karena penasaran juga, sampe rumah telpon Ibu dan menanyakan resep onde2 tersebut dan dengan modal nekat juga bikin, jadilah seperti ini.

Onde-onde ketawa (ala dapur safa)

Bahan :

500 gram terigu
50 gram mentega
4 telur ayam utuh (kalau ingin hasil yang lebih kriuk2, gunakan 4 butir putih telur dan 3 butir kunging telur)
225 gram gula pasir
2 sdt baking powder
Goma/Wijen putih dan hitam secukupnya
Air matang setengah cawan
Minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara :
Mentega dan gula kocok hingga bener2 larut.
Kemudian masukkan telur satu persatu sambil dikocok hingga kental.
Masukkan terigu yang sudah dicampur dengan baking powder, aduk rata.
Sedikit banting2 hingga kalis, diamkan kurleb 10-15 menit. (langsung juga bisa, tapi akan bagus hasilnya kalau adonan didiamkan sejenak)
Pulung sedikit adonan, bulatkan, kira2 sebesar kelereng, lakukan hingga adonan habis.
Bagi menjadi dua bagian, satu bagian bisa dilumuri goma putih dan satunya untuk goma hitam.
Setiap butir celup dalam air matang, lalu gulingkan dalam wijen hingga rata
Lakukan hingga adonan habis
Goreng dalam minyak panas, dalam api yang kecil, biar matangnya merata hingga dalam
Bila sudah menguning segera angkat dan tiriskan
Biarkan dingin, masukkan toples, tutup rapat.
Bisa bertahan hingga 1-2 mingguan (kata ibu sih malah bisa sampai 1-2 bulanan, asal menggorengnya tepat dan kering betul, dalam artian minyak sudah bener2 kering).

Nah, onde2 ini kubuat saat jagoan kecilku tidur pulas, begitu bangun semuanya sudah selesai. Langsung deh dicomot, masuk mulutnya.
Saat suami pulang, tentunya sebagai penikmat setia masakanku langsung komentar "oishii" katanya bener2 enak, dan dah sama persis sama oleh2 dari mama. Renyah, empuk dan gurih. Enak di lidah, pas di mulut katanya. Yokatta ne... akhirnya bisa juga bikin onde2 ketawa.

Ternyata semuanya bisa menjadi mudah, asal kita mau mencoba.

Alhamdulillahirrobbil alamin

4 komentar:

Isha mengatakan...

mantafff nih, pakabarnya nih si kecil mba :)

rosy mengatakan...

ikutan komen pertama aah..
mantafff !! hihihi....ini cemilan senenganku mbak..knapa begitu jadi ga lgsg dikirim ajah huehehe...

Judith mengatakan...

Jadi pingin maem onde2 nih :) disambi minum kopi dan teh pasti nyammi dweh ..

siti mengatakan...

Mbak Nisa... ct sudah nyoba resepnya. Karena kliatannya nggak susyah. Ennnaakk, Mbak. Jadi penyelamat deh dikala kelaparan... apalagi waktu toko pada tutup. TERIMA KASIIIIHHHH ya Mbak Nisa. Salam buat Safa-chan dan Rafif-kun ya...