Senin, Juni 29, 2009

Potato Salada

Kebetulan disini lagi musim panen sayuran. Walaupun saya tidak punya kebun atau menanam sendiri, saya ikut memetik hasilnya. Banyak teman Jepang dan tetangga yang memberi dan mengantar berbagai macam hasil bumi ke rumahku, diantaranya daikon/lobak, sawi, horenso, kentang, bawang bombai/tamanegi, ninniku/bawang putih, buncis, kyuri/ketimun, nasu/terung, bawang merah, satsumaimo/ubi merah, ninjin/wortel, kabucha/waluh, daun salada, renkon/akar bunga teratai, dan berbagai macam sayur lainnya secara bergantian. Nenek sebelah rumahku memberiku satu tas plastik besar berisi kentang dan bawang bombai yang diletakkan begitu saja di depan pintu genka, juga Megumi san yang selalu mengantarkan sebagian panenannya ke rumah, Oyaasan, sensei volunter, bahkan tetangga rumahnya Yooko senseipun memberi bawang bombai satu tas plastik besar ... alhamdulillah rejeki...

Terkadang saya sampai bingung mau kujadikan sayur apa, karena terkadang saya tidak tahu cara mengolahnya menjadi makanan. Al hasil kalau seperti itu saya selalu menunggu sensei volunter datang ke rumah dan menanyakan bagaimana mengolahnya... Habis sayuran semacam ini biasanya di Indonesia tidak dijumpai... Akhirnya senseipun turun tangan ke dapur untuk memasakkannya .... Gak sopan ya...sudah ditolong masih dimasakin hehehe...(saya gak minta memasakkan kok cuma tanya biasanya dipakai apa....sensei yang dengan suka rela memasakkannya buat kami hehehe)....

Hari ini saya buat potato salada yang sempat diajarkan Yooko san beberapa waktu lalu. Lumayan hasilnya, enak, anak-anak dan suami saya suka, lumayanlah buat variasi menu.

Bahan :

Kentang ukuran besar 4 biji, cuci bersih dan kukus sampai matang, buang kulitnya dan lumatkan hingga hancur
Wortel 1 biji, kukus setengah matang lalu iris tipis
Kyuri//ketimun 1 biji, iris tipis
Mayounese secukupnya
Merica secukupnya
Garam sedikit saja
Ayam cincang 100 gram yang sudah direbus dan dibumbui bawang putih yang dimemarkan dan merica (jika suka)
Bawang bombai 1 biji , iris kotak-kotak tipis

Cara :

Masukkan kentang yang sudah dihaluskan ke dalam wadah/baskom besar
Masukkan wortel, ketimun, bawang bombai, ayam cincang, merica, garam dan mayounese
Aduk hingga semuanya tercampur rata dan sesuaikan dengan seleara lidah keluarga...
Tuang dalam tupper ware, dan masukkan ke dalam reizoko (kulkas).
Lebih enak jika disajikan saat dingin-dingin...
Selamat menikmati...

Kebetulan sekali Safa dan Rafif suka sekali, kata Safa di hoikuen sering makan potato salada, tetapi tidak pakai cikin/ayam... yasai dake... sayuran saja.

Alhamdulillah satu lagi koleksi resep masakan saya bertambah.

Rabu, Juni 24, 2009

Nasi Biryani Ala dapur safa

Resep nasi biryani ini saya peroleh dari Musume san, teman dari Bangladesh. Saat kehamilan Rafif di awal-awal bulan, dia sering datang ke rumah dengan membawa makanan khas negaranya. Mulai dari membikinkan saya nasi biryani, membawakan sayuran, cabe, membuatkan lauk dan berbagai makanan lainnya. Dia orangnya baik dan lugu banget... Tahu saya bener-bener teler di awal kehamilan sepertinya dia tahu banget kondisiku saat itu...jadilah dia sering ke rumah menawarkan segala bantuan. Alhamdulillah dia sekarang juga sedang hamil anak keduanya, sayang rumahnya sekarang jauh, dia tinggal di Tenno danchi... jadi saya tidak bisa mengantar sesuatu ke rumahnya, kadang-kadang saja saya titipkan ke suami dan selanjutnya dititipkan ke brother Kashim, baru malam harinya sampai di Musume san ehehhehe... berantai.

Setelah kelahiran Rafif dia datang ke rumah bersama suaminya brother Khasim dan anak laki-lakinya Sajid. Dia membawa beras brahmati yang katanya langsung dikirim ibunya dari Bangladesh plus bumbu-bumbunya.
Sedangkan saya dirumah cuma menyiapkan daging kambing saja...

Resep Nasi Biryani dari Musume san

3 cup beras brahmati, cuci bersih dan tiriskan hingga benar-benar tak ada airnya
3/4 kg daging kambing, iris sesuai selera
2 butir bawang bombai, iris kotak-kotak kecil
5 siung bawang putih, haluskan
3 cm jahe, haluskan
2 sdm bumbu Biryani Bombay Masala, produk Pakistan
Rempah-rempahnya terdiri dari cengkih, asem bangladesh (mirip sama asemnya indonesia, cuma agak lebih besar ukurannya), jinten, kayu manis, daun roreru (bahasa Jepang) daun seperti daun salam, kapulaga dan garam secukupnya.
4 cabe hijau/sesuai selera
4 sdm mentega
Air panas secukupnya

Panaskan mentega dengan api kecil, tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombai hingga benar-benar keluar aroma harumnya, masukkan jahe, aduk rata.
Masukkan kambing, aduk hingga berubah warna
Masukkan semua bumbu rempah-rempah, aduk rata
Masukkan beras dan sangrai bersama bumbu-bumbu diatas beberapa menit

Tuang semua yang diatas ke dalam rice cooker dan beri air panas secukupnya (air tidak saya ukur, saya kira-kira saja, sama halnya dalam memasak nasi setiap harinya).
Pencet tombol memasak dan sekali-kali rice cooker dibuka untuk mengaduk nasi dan bumbu-bumbunya agar tercampur rata sempurna.

Tunggu beberapa saat hingga matang dan siap untuk dihidangkan. Lebih enak kalau dimakan disaat sudah mulai hangat.

Alhamdulillah...satu lagi koleksi resep masakan saya bertambah


Salah satu tips untuk hidup hemat dinegeri orang adalah membuat sendiri makanan yang kita makan. Alias tidak perlu jajan diluar terus... Beli makanan di luar sih sah sah saja, semisal seminggu sekali kita makan diluar bareng-bareng, tapi kalau untuk setiap hari... gak akan bakalan bertahan hidup disini...
Percaya deh...

Lah...gak usah kebanyakan basa basi... ini mau nyimpen resep yang beberapa waktu sempat saya bikin kuenya... siapa tau bermanfaat.

Asli namanya sih cup cake banana, halah embuh sing jelas ini kue pisang yang atasnya diberi taburan sesuka hatinya...

Resepnya :
150 gram mentega
75 gram gula palem
100 - 150 gram pisang, haluskan
3 biji telur
200 gram terigu
1/2 sdt baking powder, gak pakai juga gak apa
Keju cheddar parut untuk taburan (coklat chip untuk taburan dan almont sebagai alternatif)

Kocok margarin, gula kurang lebih 7 menit, tambahkan pisang, campur rata.
Tambahkan telur satu persatu, masukkan terigu, baking powder, aduk hingga semua adonan tercampur rata.

Tuang dalam cup, tabur keju dan coklat chip diatasnya, bisa juga almont.



Oven dalam suhu 180 derajat kurang lebih 25 menit, atau sampai matang.
Siap untuk disajikan dan alhamdulillah anak-anak seneng, apalagi bapaknya anak-anak...


Terkadang saya juga pakai resep yang lebih gampang : 1 1/2 cup terigu, 1 sdt baking powder, 1/4 cup gula, 1/2 cup mentega cair, 3 biji pisang dihaluskan/1 cup pisang, 1/2 cup susu cair, 1/2 sdt vanilli, 1 butir telur, 1 cup chocholate chip dan keju cheddar parut secukupnya.

Campur semua bahan (kecuali chocolate chip dan keju).
Aduk dengan whisk hingga semua tercampur rata
Masukkan dalam cetakan/cup
Tabur diatasnya dengan keju dan chocholate chip
Panggang dalam oven hingga matang/kurang lebih 25 menit

Selamat menikmati

Selasa, Juni 16, 2009

Black Forest



Ini black forest pertama yang saya bikin, entahlah apa rasanya... saya bikin mengikuti semua petunjuk yang ada. Kata mereka yang sempat icip2 sih sudah lumayan...ya setidaknya buat pemula seperti saya.
Black forest ini saya bikin beberapa waktu lalu, saat usia pernikahan kami berusia 9 tahun. Berbeda dengan tahun lalu, saya bikin tiramisu. Dan ternyata sepertinya black forest lebih disuka anak2 dan suami.

Resepnya
(saya nyontek dari dapurnya teh Ina yang jago bikin black forest, makasih ya teh...resepnya) :
Bahan :
8 butir telur
200 gram gula
1 sdt tbm/ovalet

100 gram terigu
60 gram chocolate bubuk
40 gram maizena

100 gram margarin, lelehkan
1 kaleng black cherry (saya pake red cherry, disini nyoba cari2 black cherry gak nemu)

Whiiped cream, kocok kaku
Cherry segar sebungkus (disini lagi musim buah cherry segar...seger dan ehm... enak banget...)
500 gram Dark coocking chocolate untuk hiasan (saya coba bikin hiasan berbentuk daun)
Sedikit coklat putih buat taburan

Cara :
Kocok telur, gula, tbm sampai putih dan kental
Masukan tepung terigu, coklat bubuk dan maizena yang sudah diayak sedikit-sedikit kedalam adonan.
Masukan mentega yang sudah dic airkan.
Panggang dalam oven 180 derajat selama 30 menit
Angkat dan dinginkan.


Belah kue menjadi tig a bagian, olesi dengan air dari black cherry hingga basah, oleskan whipped cream dan atur cherry hitam diatasnya, tumpuk menjadi tiga.
Olesi semua permukaan kue dengan whipped cream hingga rata, lalu hiasi dengan dark cooking chocolate , coklat putih dan cherry.
Dinginkan, siap untuk dipotong



Alhamdulillah...satu lagi koleksi masakanku bertambah...

Selasa, Juni 02, 2009

Bandeng Presto ala Dapur Safa


Untuk bisa menyantap makanan bernama bandeng presto disini mau tidak mau harus bikin sendiri. Tidak ada yang jualan makanan ini. Bandeng pun juga sangat jarang ditemui di supermarket2/pasar tradisional sini. Kalaupun ada juga musiman, dan biasanya harganya juga lumayan mahal dibanding dengan jenis ikan yang lain. Singkat cerita beberapa hari lalu, karena sudah gak tahan pingin maem bandeng presto ini, sengaja saya buat sendiri dengan rasa yang lumayan lah buat "tombo kangen".


Resepnya pun semua saya kira2 berdasarkan feeling saja ...
8 ekor bandeng
Bawang putih haluskan
Jahe parut, kurleb 3 cm
Bawang merah/bawang bombai 1 biji
3 lembar daun salam
1 batang sereh dimemarkan
4 lembar daun jeruk
6 biji miri dihaluskan
Kunyit bubuk secukupnya
Gula merah 1 sdm
Ketumbar bubuk 2sdm
Laos bubuk 1 sdm
Santan 2 gelas
Garam secukupnya
Alumunium foil untuk membungkusnya (disini gak ada daun pisang sih...)

Cara :
Cuci bersih bandeng, buang sisiknya
Campurkan semua bumbu
Rendam bandeng dengan semua bumbu (kecuali santan), diamkan kurang lebih 1 jam
Setiap bandeng bungkus dalam alumunium foil (tidak perlu rapat, yang penting antara bandeng yang satu dengan yang lain tidak saling menempel/biar gak lengket)
Lakukan hingga semua bandeng habis
Tata bandeng didalam presto sedemikian rupa, masukkan semua bumbu kedalam presto,
Masukkan santan (hingga semua terendam), jika kurang bisa ditambahkan air
Panaskan dalam api sedang, tunggu kurang lebih 1 jam (sampai bandeng lunak tulangnya)
Setelah dingin angkat, dan goreng dalam balutan telur kocok
Siap disajikan dengan sambel terasi...

Alhamdulillah... akhirnya kesampaian juga makan bandeng presto. Walaupun ini pertama kalinya bikin, sepertinya suami sudah cukup senang dengan hasilnya (walaupun mungkin rasanya jauh lebih enak bandeng presto bikinan ibu mertua). Begitupun dengan anak2... hajimete/pertama kali mereka menyantapnya dan alhamdulillah mereka suka... Akhirnya.... satu lagi koleksi resep masakanku bertambah....

Rabu, Mei 27, 2009

Taiyaki

Alhamdulillah kesampaian juga tuk bikin oyatsu taiyaki tradisional ala Jepang ini. Setelah hunting cetakan keberbagai tempat akhirnya dapat di AEON dan dengan harga yang sangat2 miring sekali...



Taiyaki (たい焼き、鯛焼き、たいやき、タイヤキ ?) adalah kue tradisional Jepang yang berbentuk ikan.
Bagian atas kue dipanggang terpisah dengan bagian bawah kue. Setelah kue hampir matang, keduanya disatukan dengan selai kacang merah. Bisa juga diisi dengan cokelat, custard, keju, atau sosis.
Adonan taiyaki dibuat dari campuran tepung terigu, gula pasir, baking powder, dan air.

Dalam bahasa Jepang, tai (鯛 ?) adalah sebutan untuk semua ikan dari familia Sparidae. Loyang untuk memanggang kue berbentuk ikan, sehingga disebut taiyaki (yaki dalam bahasa Jepang berarti panggang). Taiyaki kualitas terbaik biasanya dinilai lewat isi selai kacang merah yang sampai di bagian ekor.


Taiyaki berawal dari imagawayaki yang dicetak dalam berbagai bentuk binatang. Di Jepang, ikan tai adalah ikan mahal yang hanya dimakan rakyat untuk kesempatan istimewa. Penjual imagawayaki juga membuat kuenya berbentuk ikan agar rakyat yang jarang memakan ikan tai menjadi senang. Selain itu, ikan tersebut dipercaya sebagai pembawa keberuntungan, sehingga imagawayaki dalam bentuk ikan populer sebagai taiyaki.
Jenis ikan ini rasanya enak、selain itu kata "Tai" umumnya dihubungkan dengankata Selamat/Berkah/Bahagia (Medetai). Merupakan pertanda baik. Dengan alasan ini, ikan Tai sering digunakan saat perayaan.


Cara membuat Taiyaki (たい焼きのすくの作り方):

Bahan :
・Terigu 200 gr
・1 sdt baking powder
. Gula 3 sdm /sesuai selera (kalau dalamnya berisi kacang merah/ang yang sudah manis saya tidak pakai gula)
・Air 240 cc (bisa separuh air, separuh susu segar)
・Kacang merah halus yang sudah matang secukupnya (disini disebut ang)
・Minyak goreng / salad oil secukupnya

Kalau malas bikin adonan, bisa juga pake tepung hot cake/tepung yang biasa buat pan cake.

Cara Membuat :
(1)Campur terigu, baking powder dan air / susu , aduk hingga benar2 campur/tidak ada gumpalan

(2)Olehkan minyak di cetakan untuk taiyaki, panaskan sampai 180C

(3)Masukan adonan no. (1) ke separuh sisi cetakan, panggang.

(4)Jika adonan no. (3) mulai timbul gelembung, masukan adonan ke cetakan sisi sebelahnya, lalu panggang.

(5)Jika adonan panggang no (4) pun sudah mulai timbul gelembung , bubuhi Ang di tengahnya, lalu kepit jadikan satu dengan adonan panggang di no(3)

(6)Panaskan dengan api kecil hingga berwarna kecoklatan, angkat.

あたためて出来上がり

Alhamdulillah percobaan pertama dan kedua berhasil. hasilnya lumayan, anak2 jadi seneng maem, karena melihat bentuknya yang lucu, kayak ikan beneran. Murah meriah dan gampang bikinnya. Kalau beli di kios2/toko sebiji biasanya harganya kisaran 130 yen - 150 yen ...sekitar 15 ribu rupiah. Lumayan lah kalau bikin sendiri.... selain murah meriah, dijamin higienis dan halal tentunya.

Ja... selamat mencoba

Selasa, April 28, 2009

Brownies Kukus ala dapursafa

Brownies Kukus

Sudah lama banget gak bikin brownies, siang ini sambil nungguin si kecil bangun tiba2 pingin banget maem brownies... Yup, dengan semangat 45 dengan keadaan kepala masih pening segera kuraih mixer, ambil telor dan persediaan coklat di rumah. Tak kurang dari 2 jam, semuanya sudah beres dan terobati keinginan menyantab kue manis ini.

Resep aslinya dari milis sedap, namun karena ada beberapa bahan yang tidak ada (baca : menyesuaikan dengan keadaan bahan yang ada), jadilah modifikasi brownies ala dapursafa.


Resep :

60 gram coklat bubuk (saya pake 80 gram coklat, ingin rasa coklatnya nendang)
100 gram terigu (beri garam sedikit saja, kurleb 1/2 sdt)
250 minyak sayur (bisa juga separuh margarin cair, separuh minyak sayur)
10 butir telur ( 8 butir telur utuh, dan 2 putih telur)
1 sdt emulsifier/Tbm (kalau tidak ada bisa diganti dengan kuning telur 3/4 biji, dengan catatan ngocoknya harus sampe bener2 kenthal)
300 gram gula pasir
12 sdm Susu kental manis coklat(Karena tidak ada, saya pake 5 sdm coklat syrup plus 6 sdm susu bubuk)
Coklat bubuk, terigu, susu bubuk dan garam diaduk menjadi satu, agar tercampur rata
Meisis/coklat/almont untuk taburan

Cara :
Siapkan loyang, olesi dengan mentega
Kocok gula, masukkan telur satu persatu dan tambahkan tbm , kocok hingga mengembang dan kenthal
Masukkan campuran terigu, coklat dan garam dengan sedikit diayak
Campur perlahan2 dengan spatula, lalu masukkan coklat syrup dan minyak
Aduk hingga adonan tercampur dengan sempurna
Tuang adonan kedalam loyang, separuh loyang saja
Kukus dalam panci yang sudah mendidih airnya, kurleb 30 menit (api sedang dan tutup panci diselimuti kain, agar airnya tidak menetes kedalam adonan)
Buka kukusan, taburkan meisis/coklat diatasnya dan tuangi adonan hingga loyang penuh
Tutup dan kukus kurleb 30 menit
Buka loyang dan taburi almont diatasnya, kukus lagi 45 menit
Angkat, dinginkan
Siap untuk disajikan

ALhamdulillah anak2 suka, safa langsung abis 2 potong, Rafif sepotong dasementara suami 2 potong plus dibawa kabur kekampus 6 potong (enggak tau ini emang enak/kelaparan...). Kata suami sih rasa coklatnya nendang banget, manisnya juga pas. Yang lebih mengejutkan dia bilang brownies kukus amanda lewat nih.... (duh jadi GR abis...) atau jangan2 cuma kasih pujian biar istrinya rajin ke dapur...

btw dari sekian banyak dan sering saya bikin brownies, sepertinya kali ini yang paling pas dengan lidah, terutama rasa coklatnya... nendang habis.

Catatan : Saya tidak tau apakah ukuran rasa coklat syrup dan coklat bubuk yang dijual di Jepang sama dengan yang dijual di Indonesia/negara lain... Yang jelas sesaat sebelum adonan masuk keloyang saya tes rasa, untuk mengetahui pas belumnya rasa coklat yang saya inginkan.


Ekspresi anak2 dan suami disaat mau menyantap brownies ini... dalam sekejab 1/2 loyang pun ludes....

Alhamdulillah seneng melihatnya kalau mereka semua senang

Sabtu, April 25, 2009

Ikutan memeriahkan eventnya NCC, kali ini tentang makanan Indonesia.
Bikin yang gampang dan paling sering kubikin, tahu petis atau bisa juga disebut sebagai tahu thek, Ala Suroboyo.

Tahu Petis / Tahu Thek Suroboyo


Tahu Thek

Tahu Thek ini di Surabaya terkenal sekali, entah itu asalnya Lamongan atau Surabaya yang jelas hampir setiap hari makanan ini dijajakan di depan rumah.
Bahan :
2 buah tahu, iris kotak2, goreng setengah matang
2 buah kentang, iris kotak, goreng setengah matang
50 gram tempe, iris kotak, goreng setengah matang ( gak pake, lagi gak ada stok...)
75 gram tauge, celup ke air mendidih
1 batang daun seledri, iris kecil2
3 telur ceplok (Berhubung anak2 pada gak suka telur ceplok, kuganti dengan telur rebus)
2 sdm bawang merah goreng, buat taburan
Krupuk udang ukuran kecil, secukupnya

Sambal :

7 buah cabe merah
3 sdm petis
75 gram kacang tanah goreng
1 siung bawang putih
1 sdm ebi
gula merah iris, garam dan air secukupnya

Haluskan cabe, kacang tanah, ebi. Bila semua seudah halus masukkan petis, garam, gula merah dan campur. Tambahkan air secukupnya.

Penyajiannya :
Semua bahan yang sudah masak ditata rapi diatas piring, termasuk kerupuk.
Taburi dengan daun seledri dan bawang goreng.
Siram dengan sambalnya
Siap untuk dihidangkan.


Sayur Asem Suroboyo

Kebetulan cuaca disini sudah mulai hangat, jadi sudah bisa maem yang seger2 lagi. Sebenarnya sudah lama banget bikin sayur asem ini, tapi apadaya bahan2 juga tak cukup tersedia disini, untuk mendapatkan sayurpun tergantung musim, jadi ya mesthi sabar. Sayur asem suroboyo ini rasanya sedikit beda dengan sayur asem yang lain, seger, kecut (dari belimbing wuluh), manis. Enaknya dimakan pas udara panas, jadi semakin seger.

Sayur Asem Suroboyo

Resep dan bahan menyesuaikan keadaan, by dapur safa

Bahan :
Seikat kangkung (Sseikat kangkung berisi 10 - 12 batang), potong, cuci bersih
Seikat kacang panjang (seikat berisi 8 - 10 batang), potong sepanjang 2.5 cm
2 buah jagung manis, cuci bersih, potong sesuai selera
1 bungkus capar(tauge yang berasal dari biji kedelai)/tauge besar
3 biji belimbing wuluh ( disini gak ada, diganti dengan asam jawa)
Laos 2 cm, di keprek
3 siung bawang putih, iris tipis
1/2 bawang bombai, iris tipis
Garam dan gula pasir secukupnya
Air secukupnya (kurleb 1 liter)

Cara :
Rebus air, setelah mendidih, masukkan bumbu, lalu jagung manis. Setelah jagung empuk masukkan kacang panjang, capar kemudian kangkung.
Kalau bisa usahakan sayur tidak terlalu masak, masih kriuk2 gitu lebih enak.
Hidangkan saat sayur sudah dingin, karena akan terasa segar.
Bisa juga ditambahkan dengan krai (sejenis mentimun) atau mentimun diiris setengah lingkaran
(disini tidak ada krai).


Selamat menikmati

Jumat, April 10, 2009

Ayam Goreng Tepung

Ayam goreng tepung ini kesukaan suami. Entahlah sudah berapa banyak kali saya buat, kok yo barusan kepikiran nulis. Bikinnya guampang, apalagi habisnya....cepet banget. Gak perlu pake ngeces pingin makan di KFC atau Mc D... maklum disini kan ayam2 disitu gak bisa dimakan. Kalau buat sendiri bisa makan sepuasnya, dijamin halal dan tentunya murah meriah. Bikin yuk

Ayam Goreng Tepung

Resep by dapursafa

Bahan :
2 buah dada ayam, potong sedemikian rupa (sesukanya)
Bawang putih, haluskan
Merica dan garam secukupnya
Tepung terigu
Tepung kanji/katakuriko
Putih telur secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Cara :
Rendam ayam yang sudah dipotong dengan bawang putih, merica dan garam kurleb 20 menit
Campur tepung terigu dengan tepung kanji (komposisi sama, misalkan terigu 3 sdm, tepung kanji juga 3 sdm)
Tambahkan sedikit garam, merica dan bawang putih yang sudah dihaluskan dalam campuran tepung (bila ingin rasanya lebih gurih)
Gulingkan ayam dalam campuran tepung hingga rata
Celupkan ayam yang sudah dilumuri tepung pada putih telur
Ulangi lagi, gulingkan ayam ke dalam campuran tepung
Ulangi hingga selesai
Goreng dalam minyak yang sudah panas, dalam api sedang / cenderung kecil
Kalau sudah kuning, segera balik dan goreng hingga matang
Siap disajikan disaat masih hangat, kriuk kriuk kata safa...


(Bumbu disesuaikan dengan selera penikmat setia dapur safa)
Sekali makan, biasanya safa bisa sampai 3 potong, apalagi bapaknya. Untung selesai makan gak ada tagihan pembayaran...

Alhamdulillah

Minggu, April 05, 2009

Sponge Pandan Cake


Akhirnya kesampaian juga bikin cake satu ini, alhamdulillah selama bikinpun gak masalah. Saya coba ikuti panduan bu Fatmah Bahalwan NCC di sini. sangat bermanfaat sekali bagi saya yang benar2 nol dalam hal perbakingan, hehehe.. tau yang namanya jambul petruk, baking soda, baking powder, pasta pandan juga barusan setelah tinggal diperantauan. Bu Fatmah, barokallohu atas ilmu2nya.
Sponge Pandan Cake

Sponge Pandan Cake Pertamaku

Betul kata teman2 milis, kue ini bertekstur lembut dan aroma pandannya yang menggoda.
Berikut saya kutibkan resepnya.

Sponge Pandan Cake

Resep : Bu Fatmah Bahalwan NCC

Bahan
:
8 btr telur
200 gr gula pasir
1 sdt cake emulsifier
225 gr tepung terigu
100 gr margarin, lelehkan
2 sdm pandan pasta

Cara membuat:
Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier sampai kental. Lalu, masukkan tepung terigu sambil diayak, aduk rata.
Tuang mentega leleh dan pandan pasta, aduk rata.
Tuangkan adonan ke dalam loyang panggang dalam oven suhu 180 derajat Celcius selama 45 menit atau hingga matang.
Angkat dan dinginkan. Lepaskan dari loyang, potong-potong. Sajikan.

Alhamdulillah, tidak berhenti pada percobaan2 yang selalu dimakan sendiri, akhir bulan lalu mendapat kepercayaan dari teman2 dalam rangka perpisahan muslim Saga yang telah selesai studi. Bikin pesta kecil2an seusai sholat jum at di kaikan. Kebagian bawa makanan ringannya. Tidak banyak jumlahnya, cuma 40 potong sponge pandan cake yang atasnya ditaburi keju, 40 potong puding coklat susu dan 40 potong kroket.




Alhamdulillah, ternyata berlama2 di dapur makin lama makin asyik dan menyenangkan, selain dijamin halal, semuanya lebih murah lagi....

Jumat, Maret 27, 2009

Oseng Nano Hana

Mumpung lagi musim nano hana...bunga nano di sini dan banyak dijual di supa supa, mencoba mengikuti masakan yang ditayangkan di TV beberapa waktu lalu. Nah, nano hana sendiri saya kurang tau kalau bahasa Indonesianya apa...?

Katanya sih sayuran ini baik untuk ibu2 yang habis melahirkan untuk membersihkan /mengeluarkan sisa2 darah dan juga berkhasiat untuk memperlancar ASI (kok mirip kayak daun katuk ya...). Rasanya sedikit pahit, tapi bikin ketagihan (itung2 bisa mengobati rasa kangen makan sayur/urap daun pepaya) selain itu bikinnya juga guampang dan cepat.

Oseng bunga nano ala dapur safa.... menurut resep TV sih...

Bahan :
2 ikat daun bunga nano, potong2 pendek
1 sdm minyak wijen
2 sdm wijen
1/2 biji bawang bombai, iris tipis
Kosho/merica secukupnya
garam dan gula secukupnya

Cara :
Panaskan minyak, tumis bawang bombai dalam api kecil hingga harum
Masukkan daun bunga nano, aduk pelan hingga berubah warna
Tambahkan merica, wijen, garam dan gula
Aduk hingga semua tercampur rata dan sayur tidak perlu sampai lunak,
Lebih enak kalau masih ada kriuk2nya.
Bisa juga ditambahkan udang/ayam

Sehabis makan ini badan serasa segar.

Ini bunga nano yang tumbuh di depan rumah, kita bisa petik daunnya yang masih muda dan bisa dijadikan sayur.

Alhamdulillah

Ayam Kodok

Bismillahirrokhmanirrokhim

Mencoba bikin sesuatu yang beda untuk hidangan makan keluarga kecil saya. Walaupun tidak pandai memasak, tidak salahnya saya mencoba membuat variasi hidangan buat suami dan anak2 tercinta. Percobaan pertama, punggung ayam agak gosong, kelamaan membakarnya. Rasanya boleh dicoba, mantab.

Ayam kodok ala kadarnya ala dapur safa

Ayam Kodok

Resep diambil dari berbagai macam sumber dengan sedikit modifikasi, menyesuaikan bahan yang ada.

Bahan utama : 1 ekor ayam utuh

Isi:

  • 500 gram daging ayam giling
  • 4 butir bawang putih goreng, haluskan
  • 1 butir bawang bombai goreng haluskan
  • 3 butir telur
  • 100 gram tepung panir
  • 2 sdm mentega
  • merica sesuai selera
  • sdt pala sesuai selera
  • garam dan gula secukupnya
Olesan :

1 sdm Margarin
1 sdm Saus tomat
1 sdm Kecap manis
Merica dan pala secukupnya

Saus:
1 btr Bawang bombay, iris2
2 sdm Margarin
Merica, garam, gula, kecap sesuai selera
4 sdm Saus tomat
200 cc Air
2 sdt Maizena, larutkan dengan sedikit air

Wortel, kentang, iris panjang, rebus
Brokoli, potong2 dan rebus

Cara memasaknya

Ayam Kodok:
Kuliti ayam, tinggalkan paha sayap dan pantatnya.
Campur semua bahan isian dan isikan pada kulit ayam. Tusuk2 kulit ayam.
Kukus selama 10 menit. Tusuk2 lagi dan kukus kembali 30 menit.Sisihkan air kukusannya untuk membuat sausnya.
Panggang dan oles dengan bahan olesan. Hingga bahan olesan habis.
Panggang hingga kecoklatan.

Setup Wortel:
Rebus wortel dan gula
Aduk wortel dengan margarin dan parsley.

Saus:
Tumis bawang bombay dengan margarin hingga layu.
Masukkan air kukusan ayam dan bahan saus yg lain kecuali maizena. Tunggu hingga mendidih.
Masukkan larutan maizena, aduk rata. Angkat

Siap disajikan
Tantangan terberat kali ini adalah saat menguliti ayam.... takut sobek...soalnya ayam yang di jual disini adanya ayam beku...(Ayam halal). Lain kali insyaallah mau coba lagi.

Alhamdulillah

Selasa, Maret 17, 2009

Puding Week NCC

Tiap hari lihatin pudingnya temen2 NCC yang cuantik2 dan pastinya uenak kok yo jadinya tergiur untuk ikutan bikin. Tergiurnya dah sejak awal laporan2 teman2, namun bikinnya baru sempat, sekalian buat bekal obento nya Safa di hoikuen.
Puding yang sederhana, dan bentuknya juga kalah jauh dari para pakar dan teman2 di NCC.
Malu .... ehehehehhe... pudingku biasa banget bentuknya....
Saya ikutin resep puding hitam putihnya bu Fat, suhu NCC.
hanya saja coklat saya gantikan dengan Maccha Latte (bubuk susu ocha/teh ijo).

Puding Maccha Latte




Puding 3 warna, 4 rasa. Susu Vanilla, Maccha latte dan Susu Coklat

Pudding hijau


Bahan:

1 bks agar-agar bubuk (7 gr)

500 ml susu segar

50 gr coklat bubuk african black
(saya pake 75 gram bubuk maccha latte)
2 btr kuning telur

200 gr gula pasir


Cara membuatnya
  • Cairkan maccha latte dengan sedikit air panas, sisihkan.
  • Kocok lepas kuning telur, sisihkan.
  • Masak susu, gula pasir, dan agar-agar sambil diaduk-aduk, hingga mendidih.
  • Masukkan coklat cair, aduk rata. Matikan api.
  • Ambil 2 sendok sayur adonan agar-agar, tuang kedalam kuning telur, aduk rata, lalu tuangkan kedalam adonan agar-agar kembali.
  • Didihkan sekali lagi, angkat. Tuang kedalam cetakan pudding berlekuk-lekuk. Bekukan.
  • Keluarkan dari cetakan, potong sesuai kelopak lekukan. Lalu pasang lagi kedalam cetakan dengan selingan kosong. Sisihkan.
Pudding Putih
Bahan:

1 bks agar-agar bubuk

500 ml susu segar

150 gr gula pasir

1 sdt vanilli


Cara membuat
:
  • Masak susu, gula pasir dan agar-agar hingga mendidih. Kecilkan api. Beri vanilli, aduk rata. Angkat.
  • Tuangkan pudding ini kedalam cetakan yang sudah berisi pudding hijau pada selingan yang kosong.
  • Bekukan.
bagian putih saya ambil kira2 3 sdm sayur dan kemudian saya beri coklat, untuk memenuhi ruang cetakan yang masih kosong.
Sebagian pudingnya buat dibawa ke sekolah Safa, dan obento sebanyak di bawah ini semuanya habis. Kata Safa, tadi 2 sahabatnya di sekolah di beri pudingnya.

Obentonya Safa, lengkap dengan pudingnya (saya cetak di cetakan es batu, ada motif bunga, love, bintang, bulan dan daun)



Kalau yang ini bagiannya si bungsu Rafif

Alhamdulillah, seneng ikutan memeriahkan event Puding Weeknya NCC dan juga seneng hasilnya bisa dinikmati anak2 tercinta.

Selasa, Maret 03, 2009

Cake Ketan Hitam dan Tiramisu

Alhamdulillah, modal bismillah dan nekat beberapa waktu lalu, mencoba tuk memberanikan diri menerima pesanan. Pesanan ini dari teman Jepangku. Berawal dari suatu hari dia pernah ngicip cake ketan hitam dan tiramisu yang pernah kubuat. Ini pertama kali dapat orderan kue, kalau dulu pernah sih, tapi diundang untuk bikin kue pisang molen dan nasi goreng untuk undangan 100 orang. Sedikit cemas, takut gagal juga bingung menentukan harga (akhirnya ) ALhamdulillah akhirnya bisa melewatinya.

Cake Ketan Hitam

Tiramisu

Untuk cake ketan hitamnya insyaallah sukses, begitupun dengan tiramisu. Dekorasinya tiramisu masih belum bisa bagus, masih bener2 minimalis, malu..... amatiran banget.

Alhamdulillah yang pesen seneng, katanya keluarganya juga seneng, terutama untuk cake ketan hitamnya yang baru pertama kali makan. Dia bilang lain waktu akan order lagi.

Ketan hitam disini susah banget didapat, dan kalaupun ada harganya mahal. 150 gram ketan hitam seharga kurang lebih 210 yen atau sekisar 26 ribu rupiah. Nah, untuk mendapatkan tepungnya kalau beruntung kadang2 dijual di A Coop, tapi lebih sering kosong, alhasil mesthi bikin tepung sendiri : D

Mudah2an ini menjadi awal yang baik dan akan ada lagi yang lain.
Alhamdulillah.

Selasa, Februari 24, 2009

Cah Ayam Brokoli

Bismillahhirrokhmanirrokhim

Bikin masakan yang guampang, sayur sekaligus lauk dah komplit jadi satu, selain gampang, waktunyapun juga singkat, gak sampe 15 menit semuanya sudah kelar.

Cah Ayam Brokoli


Resep by dapursafa

Bahan :
200 gram ayam tanpa tulang, potong kotak/sesuai selera, cuci bersih
200 gram brokoli, potong2, cuci bersih
3 siung bawang putih, memarkan
merica, garam secukupnya
1 sdt gula pasir
1 sdm minyak sayur

Panaskan minyak dalam api sedang, tumis bawang putih hingga harum
Masukkan ayam, aduk hingga berubah warna/matang
Masukkan merica, aduk rata
Masukkan brokoli
Tambahkan garam dan gula, aduk pelan
Segera angkat dan siap untuk dihidangkan
(lebih enak kalau atasnya ditaburi bawang goreng)

Gampang dan praktis. Siap untuk dimakan sama nasi yang masih hangat.
Selamat menikmati

ALhamdulillahirobbil 'alamin.

Rabu, Februari 18, 2009

Okonomiyaki (お好み焼き)

Bismillahirrokhmaanirrokhim

Beberapa waktu lalu, selesai kelas shodo di rumah Yookosan saya dan bu Endang diajarin bikin okonomiyaki. Okonomiyaki atau mudahnya japanese pizza atau martabak mi versi Indonesianya. Okonomiyaki terbuat dari tepung terigu (atau lebih affdolnya pake tepung khusus okonomiyaki, kalau disini banyak dijual, but must be carefull, kadang2 ada bahan terlarang) yang diencerkan dengan air hondashi ditambah dengan aneka sayuran, telur dan daging (aslinya sih daging babi, katanya dengan daging babi rasanya lebih mantab dan lebih enak). Saya pake daging sapi iris tipis. Dan biar lebih mantab bikinnya di hot plate, tapi kalau tidak ada pake frypan biasa.
Kali ini Okonomiyaki yang dibuat katanya sih ala hiroshima atau biasa disebut sebagai hiroshimayaki.
Suami cuma mendengar ocehan saya mengenai okonomiyaki, dan beliau minta saya bikinkan. Yup, besuknya saya dengan dibantu asisten tetap, Safa coba bikin okonomiyaki style Hiroshima ala Yookosan.
Dan ini hasilnya.


Bahan yang dibutuhkan :
120 gram terigu
1 potong yamaimo parut/kurleb 90-100 gram (sejenis umbi/singkong yang mengeluarkan lendir, bentuknya panjang)
175 cc air
1 sdm hondashi
2 lonjor sosis, iris memanjang
100 gram kol, iris tipis memanjang
100 gram kecambah segar, cuci bersih
3 butir telor
1 bungkus mi basah
daun bawang sesuai selera
isi/campuran bisa daging iris tipis, daging cincang, udang, udang kering, cumi (sesuai selera)

Pelengkap :
Saus okonomiyaki, (saya pake saos takoyaki, saos okonomiyaki disini kebanyakan ada sake, burandi nya)
Mayones
katsuobushi
nori bubuk
Cabe giling (optional... hanya jika kalau suka)

Cara membuat :
Encerkan tepung dengan air, dashi, dan yamaimo, aduk hingga tercampur rata
Masukkan 2 butir telor, aduk hingga tercampur rata.

Diatas api sedang, tuang sedikit minyak ke hot plate, bila sudah panas, tuang adonan diatas seperti membikin dadar...tetapi sedikit agak tebal
Bila bagian bawah dirasa cukup matang, balik secepatnya, kemudian diatasnya taburkan kol diatasnya, daging iris/daging cincang, kemudian kecambah, kemudian sosis
Sedikit sisihkan .... satu sisi hot plate digunakan untuk mendadar telur
Bila telur sudah matang taruh diatas sosis... (mudah2an bisa dimengerti)
Tumis mi basah dengan saos okonomiyaki (saya pake saos takoyaki), hingga tercampur rata dan matang.
Letakkan mi diatas telur, balik pelan2, tunggu hingga matang
Angkat dan tuang dalam piring besar, dengan posisi mi berada dibagian paling atas.
Segera olesi saos , beri taburan katsuobushi, nori dan mayonese
Segera sajikan disaat masih panas.
 それで できあがり。。。siap untuk disantap...
Bisa ditambahkan cabe bubuk bila suka.

Begitu matang, Safa teriak kegirangan dan gak sabar cepat maem. Alhamdulillah anak2 suka, dan bertambah satu lagi koleksi resep masakan ala Jepang.

Alhamdulillahirrobbil alamin

Selasa, Februari 03, 2009

Donat Kentang NCC
Baru pertama kali nyoba ikutan ngeramaikan even Donat Week NCC Uenaakkk.
Minggu kemaren bikin donat kentang sama Safa. Mumpung libur, Safa seneng banget.
Saya pake resep donat kentangnya Bu Fatmah.
Berhubung gak punya mixer kaya mixer teman2... uleninnya pake manual saja, banting sana banting sini, hehehehe sampe tangan pegel2 untuk menjadikannya kalis.
Saya haluskan kentang pake food prosesor. Membentuknyapun juga tidak pake cetakan, semua pake tangan.
Setelah adonan kalis waktu mendiamkanpun terlalu lama...hampir 2 jam... karena anakku yang kecil Rafif gak mau ditinggal, al hasil nemenin main dulu, hingga dia tenang.

Apa yg terjadi berikutnya ? adonanku meluber...jadi gedhe banget... lebih dari 2 kali mengembangnya, ringan banget, halus kaya kapas.
Mengikuti petunjuk selanjutnya, timbang adonan, bulatkan (nah, safa bantuin bikin bulatan2 ini) dan diamkan.... (nah waktu didiamkannyapun juga jadi dobel...terlalu lama....Rafif nangis... yah berhenti lagi sampe 1 jaman...
mulai lagi nyelesaikan kerjaan....lha kok gak habis2.
Jadinya buanyak sekali....

Donatnya empuk, sampe besuk pun masih tetep empuk, menul2

Menggorengnyapun saya juga pake minyak sayur biasa, makanya sedikit meresap minyak dan tidak bisa kering. Tidak apalah, yang penting rasanya.
Hasilnya seperti yang terlihat di gambar, bentuknya tak secantik bikinan teman2, gak apa2 bagiku.... Donat empuk, apalagi saat masih hangat. Sebagian donat saya goreng dan 5 biji saya coba saya oven. Sama enaknya, cuma yang digoreng minyaknya kentara sekali, sedangkan yang dioven kelihatan kaya kue.
Seperti biasa, begitu matang, langsung anak2 dengan lahab memakannya. Kalau sudah begitu, hilang deh rasa capek.Seneng lihat anak2 seneng memakannya.


Karena adonan jadi banyak sekali, sampe Safa nyeletuk ma...lainnya dibikin Pizza saja...
lha dalah...kok ada2 saja Safa ini adonan donat kok dibikin pizza. Kucoba kuturuti kemauan sulungku. Kuambil alas mikrowave, olesi mentega, beri adonan donat diatasnya dan kuberi toping seadanya, brokoli, sosis, jagung muda dan keju saja.

Pizza dengan roti adonan donat kentang (lamanya kurleb 5 jam setelah adonan didiamkan) ala Safa


Lumayan rasa pizzanya, aneh saja... saat dimaem rotinya sedikit lengket di gigi., mungkin karena kelamaan fermentasinya kali. Tapi tak apa.Sekedar pengalaman, gak ada salahnya mencoba.

Terima kasih bu Fatmah untuk ilmu dan resep2nya. Barokallah ...