Kamis, Juli 03, 2008

Cake Ketan Hitam


Entah sudah keberapa kali saya bikin cake ini, suami seneng banget, selain rasanya enak, kue ini lembut banget dan yang pasti aromanya bener2 menggoda dan gak mau berhenti untuk menyantapnya. Baru buka pintu saja, aroma khas ketan hitam sudah tercium. Kali ini sedikit bisa bernafas lega, gak harus mblender sendiri untuk bikin tepungnya. Secara gak sengaja nemu tepung ketan hitam di A Coop. Namun sayang, hasilnya menurutku kurang memuaskan, terutama untuk aroma ketan, kurang kuat. Lain halnya kalau blender sendiri, perasaan aromanya bener2 kuat. Tak masalah bagi suami dan Safa, terbukti langsung habis separuhnya. Ehm...ketagihan sama cake ketan hitam.


Cake Ketan Hitam

Resep dari buku catatan kumpulan resepku dari Indonesia, lupa sumbernya dari mana, maaf ya kalau ternyata resep ini sama dengan resep anda.

Bahan :
6 butir kuning telur
5 butir putih telur
200 gram margarin (saya pake shortening vegetable, halal dan bisa dibeli di A-Price)
200 gram tepung ketan hitam
175 gram gula pasir
1 sdm emulsifier
1 sdt baking powder

Cara :
Siapkan loyang yang telah diolesi dengan mertega
Kocok putih telur hingga kaku (dengan asumsi kalau dibalik gak jatuh), sisihkan
Kocok margarin dan gula sampai putih mengental
Masukkan kuning telur satu persatu, kocok hingga kental
Masukkan emulsifier, baking powder, kocok hingga tercampur rata
Masukkan tepung ketan, aduk dengan stapula
Masukkan kocokan putih telur dan aduk dengan spatula hingga semua bahan tercampur rata
Tuang dalam loyang
Panggang dalam oven yang telah dipanaskan
Oven hingga matang (saya pake suhu 180 derajat Celcius selama kurleb 25 menit)

Selamat menikmati ...

Kamis, Juni 19, 2008

Tendon dan Oyakodon

Buat Asa gohan/sarapan

Buat bento suami, tinggal ngecling simasu hehehe

Sebenarnya dah sering bikin, cuma baru sempet saja tuk mengabadikan. Namanyapun juga suka2. Tetep bahan dasarnya nya nasi plus oyakodon plus tempura..jadi tendon kali gitu ya.. embuhlah, yang jelas suami plus Safa seneng banget ma makanan ini. Selain super duper cepet bikinnya juga gampang.

Saya pernah diajarin bikin sama Ishikuma sensei dirumah, tapi rasanya kok masih kurang sesuai dengan lidah suami. Yo wis yang ini tak coba yang lain, Resepnya saya ambil dari sini.
Saya gak pake mirin, dengan sedikit modifikasi.

Oyakodon
Resep yang saya pakai
200 gram dada ayam, potong kotak2/sesuai selera, lumuri ayam dengan jahe parut, biarkan kurleb 5-10 menit.
1 butir bawang bombai, iris tipis2
1,5 sdm dashi
1 sdm soyu
1 sdm gula/sesuai selera
4 butir telur, kocok rata
Air kurleb 400 ml
1 sdm kombu kering,cuci tiriskan
1 sdm tepung maizena yang sudah dilarutkan (optional)

Cara :

Rebus ayam dalam air mendidih, tunggu hingga ayam masak. Tutup.
Masukkan irisan bawang bombai, biarkan kurleb 3 menit
Masukkan dashi, soyu, gula kombu aduk rata,
(Berhubung suami seneng yang agak kentel, aku masukin maizena kedalamnya)
Tuang telur kocok diatasnya, secara memutar (biar gak mengendap jadi satu)
Tutup dan diamkan beberapa saat
Tuang diatas nasi hangat dan atasnya bisa diberi tempura

Tempura
Bahan yang dibutuhkan tergantung selera, sesuai dengan keinginan/bahan yang ada
Saya pake 1 lonjor nasu/terong, iris bulat2 tipis dan ikan

Cara bikin tempura
Ambil air dingin, air es (yang keluar dari reizoko/kulkas) 1 cup
1 cup tepung khusus tempura
1 butir telor
Aduk rata, air dan tepung, hingga tidak ada tepung yang menggumpal/pastikan semua sudah tercampur rata
(optional, kalau mau tempura yang agak berasa gurih, bisa ditambahkan bawang putih bubuk, merica dan garam)
Panaskan wajan dengan minyak secukupnya
Celupkan nasu/ikan dalam adonan
Segera masukkan dalam wajan berisi minyak panas
Goreng hingga berwarna kuning
Angkat dan tiriskan
Akan dihasilkan tempura yang krispi... kriuk2 gitu..gak melempem.


Penyajian

Letakkan nasi dalam cawan/mangkok.
Siram dengan oyakodon panas2
Letakkan tempura diatasnya
Siap untuk disajikan

Mudah2an bermanfaat bagi pecinta telur eh... pecinta oyakodon.

Rabu, Juni 11, 2008

Spiku

Alhamdulillah, kemaren sukses bikin spiku. Ini spiku keduaku. Spiku ini salah satu kue kesukaan suamiku. Dikampung kami biasa menyebut panganan ini sebagai kue spiku. Namun belakangan saya baru tahu, kalau ini juga disebut sebagai kue lapis surabaya. Apa karena asal kue ini surabaya ya, mereka menyebut dengan sebutan itu. Ah, gak penting bagiku, yang penting rasanya yang bener2 luar biasa dan pasti membuat ketagihan. Bayangkan saja, untuk membuat kue ini dibutuhkan 30 butir kuning telur. Akan didapatkan tekstur yang lembut, bener2 menggingit.

Coklatku kurang nendang, stok coklat pas habis, rasa tetep ok kok

Spiku/ Kue Lapis Surabaya


Resep : bu Fatmah Bahalwan

Bahan untuk setiap lapis :

10 kuning telur
50 gram terigu
100 gram gula pasir
125 gram mentega kocok

untuk pewarna coklat, 1 sdm coklat pasta

Cara membuatnya :
Kocok kuning telur dan gula, hingga adonan kental
Tambahkan mentega kocok, aduk rata
Masukkan terigu sambil diayak, aduk hingga rata
Tuang dalam loyang yang sudah diolesi mentega
Oven 180 derjt selama 20 menit / hingga matang... kayaknya ini tergantung oven deh...
Angkat kue, dinginkan

Olesi dengan butter cream atau selai... tumpuk dengan kue warna coklat, olesi butter cream lagi, tumpuk kue lagi.
Siap untuk dipotong dan disajikan.

Selamat menikmati.

Nah, kalo yang dibawah nih resep warisan keluarga di kediri sana, resep ibu mertua.

Bahan :
6 butir kuning telur
2 butir putih telur
100 gram gula,
100 gram mentega cair
50 gram terigu
100 gram susu bubuk
1-2 sdm butter
1 sdm coklat pasta
1 sdm vanili (untuk kue yg warna kuning, optional)

Caranya hampir sama.

Minggu, Juni 08, 2008

Inari Sushi

Inari Sushi

Banyak banget bentuk dan model sushi, tergantung mood dan niat saja kalo mo bikin.
Praktis dan gampang bikinnya. Cocok tuk bekel bento suami.

Bahan :
2 piring nasi putih
1/3 sdm gula putih
1 sdt bubuk vinegar/sesuai keinginan rasa nya, mau yang kuat/ pas pasan
10 lembar tahu gembos (gak ada isinya), belah menjadi 2 bagian, kalao disini bisa pake tahu khusus tuk buat sushi
2 sdm air putih masak

Cara :
Rebus gula putih, vinegar dengan air, larutkan gula hinga cair
Masukkan tahu yang sudah dicuci bersih
Angkat tahu dan tiriskan
Setelah hangat2 rebusan gula dan vinegar dicampur dengan nasi hingga rata
Masukkan nasi dalam tahu, sisakan sedikit dan tutupkan pada nasi
Lakukan hingga habis
Gampang kan...

Ketan Bubuk

Hasil karya bersama Safa, bentuknya kurang bagus tapi tak apa

Hi, sasiburi nee gak maem ketan bubuk... salah satu jajanan tradisional kesukaanku.
Maksud hati mau bikin ketan bubuk, apadaya, jadinya malah mochi berbalut bubuk kedelai. Kebanyakan air saat masaknya, mungkin karena salahku juga yang pindah merk beras ketan, kali saja lain merk lain juga jenis ketannya, tingkat kebutuhan air yang diperlukan beda. Tapi tetep Ok kok rasanya. Sampai2 malah dikira mochi, mochi tapi kok gurih... bener enak..hehheee..bukan promosi lho, tapi emang lidah lagi ngeces. Saat asyik berkemas, tiba2 temen dari Imari, Iguchi san dan ibunya datang kerumah, main2, katanya sih kangen sama Safa dan Rafif.... langsung gendong anak2.... yo wis yang dah aku siapkan dan bentuknya agak bagus buat mereka, katanya sih enak dan gurih, hingga mereka nambah2 dan masih ngebento. Sementara waktu acara pengajian tinggal 30 menit, kita belum apa2, belum nyiapin anak2, ketan belum dikepelin, jadi deh ngebut ngebentuk si ketan, belum lagi perjalanannya.... ribet deh kalau semua serba dadakan...tamunya gak ada janji dulu... Kali ini kompak dengan onechan. Safa chan arigatou nee..


Bahan :
1 kg beras ketan
250 gram kelapa parut (saya pake yang kering, adanya itu sih.., direndam dulu, kira2 1 jam)
4 sdm santan bubuk
Garam secukupnya
1 bungkus bubuk kedelai siap pake kira2 ukuran 100 grm
4 lembar daun pandan, kira2 ukuran 7 cm-an
Air pun secukupnya.... pake filling saja, makanya jadi agak lembek

Cara :
Cuci dan rendam beras ketan kurleb 2 jam
Tiriskan
Campur semua bahan hingga rata dan tambahkan air secukupnya
Siap dimasak dalam rice cooker
Agar santan dan kelapa parut gak ngumpul diatas, setiap 15 menit rice cooker dibuka dan diaduk pelan
Setelah masak diamkan di rice cooker kurleb 10 menit
Angkat dan biarkan sedikit hangat
Bentuk/ kepal2 sesuai keinginan dengan tangan yang telah dimasukkan dlm kantong plastik (tujuannya biar gak lengket)
Gulingkan dalam bubuk kedelai hingga rata
Lakukam hingga habis


Safa seneng banget bisa mbantu2. Apapun bentuknya, sebuah apresiasi kecilmu selalu mama ingat. Semangat terus bantu2 mama ya nak...
Sementara, alhamdulillah sampe rumah tinggal lesernya yang kosong, laris manis...

Jumat, Mei 30, 2008

Tiramisu

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga bisa bikin tiramisu sendiri. Dari dulu dah pingin banget, tapi niat doank, gak ada realisasi. Akhirnya beberapa waktu lalu, dengan bimbingan suhu Ima (arigatou gozaimashita) jadi deh tiramisu yang uenak... bikin kita semua jatuh cintrong.
Dan semuapun ketagihan.


Tiramisu

resep by Liza (temen dari Italia)

Bahan Untuk Sponge cake nya :
3 biji telur
100 gram gula
90 gram terigu (klo ini tergantung jenis/merk tepungnya, bisa juga pake 100 gram)
garam 1 sdt

Cara bikin sponge cake :

A. kocok 3 kuning telur dan gula sampai larut dan mengental
B. kocok 3 putih telur dan garam sampai putih berbusa/kalau di balik tempatnya telur gak jatuh
kemudian adonan A dan B dicampur, aduk pelan dengan spatula, sambil ditambahkan tepung terigu
Aduk hingga rata dan tidak ada gumpalan tepung
tuang dalam loyang yang sudah diolesi mentega, panggang hingga matang

Bila pengocokan bahan dilakukan dengan benar, akan didapatkan cake yang bener-bener nendang, saat cake di pencet, cake akan segera kembali dan bener2 pas (istilah jawanya mendul2 kayak kasur gitu...). Bener2 memuaskan hasilnya.


Bahan buat bikin creamenya :

150 gram cream cheese
100 gram mascarpone cheese / fresh cheese (biar gak nggumpal, fresh cheese letakkan dalam suhu ruang)
3 biji telur
70 gram gula
50 cc milk cream 50 cc
coklat buat taburan, secukupnya
kopi buat mengoles, secukupnya (larutkan kopi dengan air hangat)


Bikin creamnya :
A. kocok 3 kuning telur dan gula hingga bener mengental
B. kocok 3 putih telur sampe kaku/dibalik gak jatuh
adonan A dan B disatukan kemudian di kocok dengan cream cheese, fresh cheese, cream milk sampai larut semua. taruh di kulkas sampai 30 menit (atau sampe sedikit kaku, aku kuinapkan semalam... habis gak sempat tuk melanjutkan prosesnya)

Penyelesaian :

Potong cake tipis2
Oleskan cream diatas cake, lalu ambil satu iris cake lagi oleskan kopi diseluruh permukaan
Letakkan cake diatas cake yang sudah diolesi cream, dengan asumsi yang ada kopinya dibawah
Lakukan hingga habis dengan urutan selang seling seperti gambar
Paling atas beri craam agak tebal dan parutkan coklat batangan diatasnya
Masukkan dalam kulkas kurleb 1 jam atau lebih enak dan serasa maknyus bila dimakan saat dingin.

ehm... alhamdulillah akhirnya aku bisa. Thanks ya tante Ima, barokallah ilmunya.

Jumat, Mei 23, 2008

Tumpeng Nasi Kuning

Karena ditinggal sana sini, bakar ayamnya sedikit gosong, tapi gak apa kok, semua habis tak bersisa, tulangpun sudah tak ada heheeheheee..

The other "Nasi Kuning"

Bikinnya sih dah lama banget, karena kayaknya setiap kali PPI ada gawe besar buat daigaku/kampus atau pas kondangan kemana gitu selalu dapat job bikinin nasi kuning. Entah itu akhirnya dibentuk tumpeng atau begitu saja.
Sayang kalau dibuang, biar postingnya ngaret juga tak apa.

Bahan :
1 kg beras, cuci dan tiriskan
100 gram beras ketan (optional), cuci dan tiriskan tujuannya biar nasi jadi lebih punel
1 kaleng santan kental (kurleb 400 ml) atau 200 gram santan bubuk cairkan
2 lembar daun jeruk
2 potong serei, kira-kira 7 cm
2 potong daun pandan, kira2 6 cm
2 lembar daun salam
1 sdm ketumbar
Kunyit bubuk secukupnya, sesuai keinginan sejauh mana hasil kuningnya
Air kira2 300 - 400ml
garam secukupnya

Cara :
Campur semua bahan dan aduk rata (bila dirasa kurang air tambahkan, air biasanya sesuaikan dengan jenis beras), masukkan dalam rice cooker
Setiap 15 menit buka dan aduk biar bumbu tidak menggumpal diatas
Lakukan hingga matang
Setelah masak, biarkan kurleb 10 menit dalam rice cooker
Sisihkan daun2 yang ada dalam nasi
Dan siap untuk dicetak
Cetakan/tumpeng sebelumnya balut dengan kertas aluminium foil, biar gak lengket dan gampang ambilnya.

Tumpeng biasa disajikan lengkap dengan ayam panggang/ ayam goreng, perkedel kentang, rempeyek, telur bumbu bali, mie kering, sambel goreng ati, juga irisan telur dadar bisa juga ditambahkan sayur urap. Resep telah diuji coba di dapursafa.keekekeekeekeeeekkk

Selamat menikmati

Oseng2 Horenso (Bayam) plus Enoki (jamur putih panjang kecil2)

Hidangan praktis, cepat saji, 10 menit semua beres dan pastinya enak.
Pagi semua sibuk. Untuk urusan asa gohan/sarapan pagi plus buat bekal bento, kupilih menu praktis dan murah meriah.

Bahan :
1 bungkus/seikat horenso, potong sesuai selera, cuci bersih
1 bungkus enoki, potong batangnya dan pisahkan agar tidak bergerombol, cuci bersih
Dashi (sari ikan) secukupnya
1/2 sdt minyak wijen
1 bungkus kecil katsuobushi/lembaran sari ikan , optional

Cara :
Panaskan minyak wijen, masukkah horenso bersamaan dengan enoki
Sambil diaduk pelan, masukkan dashi dan katsuobushi
Horenso akan mengeluarkan sedikit air
Campur hingga rata dan sesaat segera mendidih
Angkat dan siap dihidangkan.

Gampang, cepat dan praktis bukan... tidak lebih dari 15 menit semua dah beres.
Sebagian bisa buat asa gohan, sebagian bisa buat bekal o bentonya papanya Safa untuk hiru gohan (makan siang).
Tinggal tambahkan lauknya saja, bisa ditambah telur ceplok, tempura, ikan bakar, chicken nugget aau sosis.

Rabu, Mei 07, 2008

Pizza

Sudah lama banget gak bikin pizza, kangen makan tuh kayaknya si sulungku. Belakangan ini Safa sering reques minta dibikinin pizza. Cuman kok rasanya berat banget mau mulai ngoven2. Akhirnya kok yo gak tega dengan rengekan Safa dengan nada memelas... mama mau pizza, mama pizza tabetai... mama no pizza oishii yoo...onegaishimasu... sambil ngomongnya pake manggut2 gitu.
Yo wis nyerah deh... mumpung dik Rafif bobok, dengan penuh cinta kubuatkan onechannya pizza.

Sebelumnya aku sudah pernah bikin disini, cuma hasilnya masih belum memuaskan. Kalo dulu aku cuman mengabadikannya dalam hasil akhir, sekarang tak dokumentasikan per step. Kali ini aku coba resepnya temen2 yang pada ikut KBB (klub Berani Baking) lumayan lah sukses, kuenya pas banget. Aku masih belum berani ikut KBB nih, takut gak jadi/gak sempat/gak ada waktu ... hehehehe... maklum masih amatiran, nyontek resep dan dipraktekin sendiri deh. Dan ini aku coba ikutin petunjuknya step by step... (alah...kayak lagu saja...)

Ini nih hasilnya


Adonan sebelum dan sesudah didiamkan selama 1 jam, mengembang dan kalis.

Gak nyangka hasilnya jadi banyak banget... sampe jadi 3 loyang pizza (bukan eh..tuh loyang alas microwave sama oven, kebetulan ada 2) plus jadi 4 mini pizza (mau dibikin satu loyang lagi gak cukup sih, jadi donk yang kecil, lumayan Safa jadi tambah semangat nih maemnya, sementara si adik cuma bisa ngerasain baunya... sabar ya nak... akan kau dapatkan ASI rasa pizza.


Diisi dengan toping sesuai selera.

Aku isi pake kani (daging kepiting), mushrom, sosis, mini tomato, paprika dan tentunya keju.

saos aku pake pasta tomat plus sedikit merica

Sudah matang, siap santap. Dengan sambel tabasco dan taburan merica hitam.

Bahan2 yang dibutuhkan :
2 cup terigu (kurleb 350 gram)
1 bungkus ragi (aku pake fermipan)
1 sdt gula pasir (aku pake 1/2 sdt)
1/4 sdt garam
2 sdm olive oil (aku pake minyak sayur)

Larutkan ragi dan gula dengan 200 ml air hangat hingga betul2 larut/berbuih, diamkan sejenak, kurleb 10 menit
Campur tepung dan garam, lubangi tengahnya dan campurkan larutan ragi dan minyak
Campur hingga menjadi adonan, uleni kurleb 7 menit, hingga menjadi adonan yang kalis
Tutup wadah dengan plastik/serbet kurleb 1 jam dan biarkan adonan mengembang

Pukul adonan untuk mengeluarkan gelembung udara.
Ambil adonan secukupnya, gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm
Pindahkan ke loyang dan isi dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit atau sampe mateng. (suhunya aku pake suhu yang sudah tertera dalam oven, pilih yang khusus tuk buat pizza)

Alhamdulillah kali ini sukses dan lebih memuaskan hasilnya dari sebelumnya.
Dalam sekejab Safa dan bapaknya langsung abis 1 loyang. komentarnya pas rasa rotinya, isinya juga pas enaknya. Kata Safa.... nanti kalau sudah habis mama bikin lagi ya... dikasih salmon sama sosis yang banyak diatasnya. yaa... anakku dah bisa request macem2... Alhamdulillah

Minggu, Mei 04, 2008

Asem-Asem Sayur

Lagi kangen banget sama masakan ibu di kampungku. Dulu beliau sering menghidangkan sayuran ini buat keluarga. Nah berhubung kalau disini aku gak bisa menikmati masakan beliau, sedapat mungkin aku mencoba membuat masakan ini, tentunya dengan referensi resep ibu. Bahan yang dibutuhkan juga praktis, mudah didapat dan gampang buatnya, cepet.

Bahan :
3 lonjor sosis, iris memanjang, seperti terlihat di gambar
10 batang buncis, potong sesuai sosis
2 biji kyuri/ ketimun jepang, potong dan sesuaikan
1 biji ninjin/wortel, potong sesuaikan
Semua bahan sebelum di iris di cuci bersih

4 siung bawang putih, haluskan
1/2 bawang bombai, haluskan
4 biji asem jawa
6 biji cabe kering/sesuai selera (cabe di rendam dulu dalam air hangat)
garam dan gula secukupnya


Cara :
Tumis bawang putih hingga tercium aroma harum
Masukkan bawang bombai, aduk hingga layu
Masukkan asem jawa
Masukkan buncis, aduk hingga layu
Masukkan ninjin, cabe aduk rata
Bila dirasa buncis dan ninjin cukup matang/ masih kriuk2 gitu (sesuai selera), segera masukkan timun dan sosis, aduk pelan
Tambahkan garam dan gula secukupnya
Angkat dan hidangkan.

Didapatkan rasa sayur asem-asem plus kriuk2, ehm...seger. Jadi semakin nambah kangen ke ibu.

Cumi-Cumi Hitam

Dilihat dari gambarnya saja dah kelihatan hitam banget, jadinya dinamain cumi cumi hitam saja deh, biar gampang ngingatnya. Kebetulan dapat cumi2 murah, 3 biji gede2 cuma 150 yen. Yo wis lah sore itu langsung jadi nih si hitam manis.

Bahan :
2 ekor cumi2 ukuran besar, ambil tubuhnya saja, buang bagian dalamnya, bagian kepala dan kaki gak diikutkan. Potong bulat2/sesuai selera. cuci bersih dibawah air mengalir
1/2 buah bawang bombai iris tipis
4 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdt merica bubuk/sesuai selera
2 lembar daun jeruk
2 sdm kecap manis
Garam dan gula secukupnya
50 ml air putih
1 buah tomat, iris tipis (optional, biar seger saja)
Sedikit minyak untuk menumis

Cara:
Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga tercium aroma harum
Masukkan bawang bombai dan daun jeruk, aduk hingga layu
Masukkan cumi2 hingga berubah warna/setengah matang, tambahkan air, aduk rata
Masukkan merica dan kecap manis
Bila sudah dirasa cukup matang, masukkan garam dan gula
Aduk sesegera mungkin dan angkat
Letakkan diatas piring bersama tomat
Segera sajikan bersama dengan nasi hangat.

Selamat menikmati

Rabu, April 23, 2008

Terang Bulan/Martabak Manis

Sudah berkali2 bikin terang bulan, tapi kok ya ngiler ya, setelah mampir dapurnya mbak Miming. Bisa cuantik dan tebel gitu. Penasaran, akhirnya kucoba resepnya dan jadilah seperti dibawah.

Terang Bulan

Berhubung aku gak punya cetakan khusus tuk bikin kue ini, aku pake wajan teflon biasa dan hasilnya, lumayan cantik.






Terang bulan dengan berbagai rasa


Resep by mbak Miming

Bahan A:
400 gr tepung terigu (aku pake 500 gram terigu)
100 gr tepung self-raising (aku gak pake)
150 gr gula pasir
4 btr telur (buang putihnya 1 butir telur)
675 cc air (aku pake 450 cc air, 225 cc susu segar)
1/4 sdt baking powder
1/4 sdt baking soda
1/2 sdt garam
1 sdt vanili (Lagi gak ada, aku pake penguat rasa nangka)
1/2 sdt sepuhan kuning bila dirasa perlu
Aku pake 1/2 bungkus ragi (kira2 5 gram)

Bahan B:
1/8 sdt baking soda
1 sdm air
campur dan aduk rata kedua bahan diatas

Cara Buatnya:
Campur kedua tepung, baking soda, baking powder, sisihkan
Larutkan ragi dengan sedikit air hangat
Kocok telur, gula, hingga gula larut dan tercampur rata, gak perlu sampai mengembang
Masukkan air dan susu sambil terus dikocok hingga benar2 berbusa
Tambahkan tepung sedikit demi sedikit, kocok terus kurleb 10 menit
Masukkan penguat rasa nangka, garam, ragi, sepuhan kuning, aduk rata
Tutup adonan dengan wraper
Diamkan adonan minimal 2 jam (semakin lama semakin cantik jadinya...)
Panaskan wajan hingga bener2 panas
Sementara sambil nunggu wajan panas, masukkan bahan B, aduk2 kembali adonan
Setelah panasnya merata, olesi wajan dengan mentega, beri sedikit tepung, usapnkan ke seluruh wajan, bersihkan
Tuang adonan secukupnya,
Setelah permukaan adonan berlubang semua, kecilkan api, lalu tutup
Panggang hingga matang
Angkat martabak dari wajan, olesi martabak dengan mentega,
Beri isian sesuai selera, tuangi susu kental manis
Lipat dua martabak, olesi tiap sisinya dg margarin
Potong2 dan siap untuk segera disajikan bersama teh anget...

Adonan ini menjadi 5 lembar terang bulan. Alhamdulillah setelah percobaan pertama sukses, menyusul percobaan kedua yang bikin ketagihan. lumayan bisa buat bento suami ke kampus.

Jumat, April 18, 2008

Sosis Solo

Lagi nostalgila nih ceritanya, inget2 masa lalu ...yeeyeeee,... emang di solo ada apa ?
ada pasar klewer..., ada kraton solo, ada uns wuis.... ada batik, ada intip, ada serundeng manis, ada sosis solo pastinya. ingat postingan mbak ini, dengan semangat 98 jadilah ini, tombo kangen. asli enak. makasih mbak resepnya.

Sosis Solo
Resep by mbak Miming

Bahan Kulit

  • 3 telur
  • 100 gr terigu
  • 700-800 ml santan kekentalan sedang (aku pake 1 kaleng santan 400 ml dicampur air hingga 800 ml)
  • 1 sdt garam


Cara bikin kulit :

Campur tepung dengan garam,
Masukkan telur satu per satu sambil diaduk rata
Tambahkan santan sedikit2 sambil adonan diaduk2 hingga cukup encer
Panaskan wajan, buat dadar tipis2, sisihkan
Bahan isi
  • 300 daging sapi giling/dada ayam rebus lalu suwir2 (aku pake ayam cincang)
  • 3 lbr daun jeruk
  • 1 btg sereh, geprek
  • 1 cm laos, geprek
  • 50 ml santan kental
  • 2 btr telur kocok lepas (aku pake 1 saja)
Bumbu halus
  • 3 siung bawang putih
  • 2 bh bawang merah
  • 1 sdm ketumbar
  • 1/2 sdt merica
  • 1/4 sdt jinten
  • 2 btr kemiri
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bumbu halus lainnya
Masukkan sereh, laos, daun jeruk, sampai tercium harum
Masukkan ayam cincang, aduk rata, tunggu hingga ayam cincang mengering
Tambahkan sedikit air, beri garam dan gula
Masukkan santan, aduk rata
Terakhir masukkan telur, aduk-aduk, masak terus hingga mengering
Penyelesaian
Ambil selembar dadar, beri 1 sdm isi, lipat spt dadar gulung, sisihkan
Ambil sebutir telur, kocok lepas
Celupkan dadar ke dalam kocokan telur, lalu goreng dengan api sedang hingga kekuningan
Tiriskan sosis solo yang sudah digoreng,
Sajikan bersama cabe rawit atau saos botolan

Alhamdulillah enak, suami juga menikmati, langsung habis 5 biji, Safa juga langsung habis 3 biji.
yang bikin apalagi...

dibungkusnya gedhe2, takut si kecil keburu bangun... aslinya sih kecil gitu

Selasa, April 08, 2008

Krengsengan Kambing Bumbu Cintrong Ala bapaknya Safa

Apalah namanya gak penting, yang penting suami mau ke dapur, Horeeeeeeeeeee...senneg banget... Perasaan bumbu sama, bahan sama, cara sama tapi tangan beda kok rasa jadi lain yaa.. Kalo yang masak aku kayaknya rasa biasa, tapi kalau dah di tangan suami semuanya enak...gak ngerti ah... Yang sering2 ya pah ke dapurnya ... mayan bisa cuti..

Bahan :

400 gram daging kambing, iris tipis
1 bungkul brokoli, potong sesuai selera
7 bawang putih, haluskan ( 4 siung dihaluskan lebih dulu, 3 selebihnya dihaluskan menjelang di tumis)
1,5 sdt merica bubuk
7 lembar daun jeruk
1 sdm kecap manis
1/2 sdm soyu
200 ml santan kental
Gula, garam secukupnya
Minyak untuk menumis


Daging kambing yang sudah diiris campur dengan 4 siung bawang putih yang sudah dihaluskan, kecap, soyu, daun jeruk dan merica, aduk rata dan tutup
Diamkan selama kurleb 1 jam

Panaskan minyak, tumis sisa bawang putih yang sudah dihaluskan
Setelah berbau harum, masukkan daging, aduk rata hingga matang
Masukkan santan, brokoli
Tambahkan garam dan gula secukupnya
Biarkan mendidih
Siap dihidangkan

Akan didapatkan kambing rasa daun jeruk dengan bumbu yang meresap sampe kedalam daging.
Cocok banget dimaem dengan nasi yang masih hangat.

Putu Ayu

Dapat warisan cetakan dari mbak Ulfa yang barusan pulang. Jadi kepingin cepet2 nyobain. Pas mampir ke blognya teh Ina, uminya Hamamah & Nurul seneng banget, pas ada resep ini.makasih teh contekan resepnya. Walaupun hasilnya kurang maksimal.... kurang kelapanya...tapi rasanya uenakkk. Alhamdulillah anak dan suami seneng banget, dan kue ini ku bawa ke kondangannya bu Endang, serasa kayak di Indonesia.

Putu Ayu
Resep by Teh Ina, Wolonggong

Bahan : 4 butir telur
100 gram gula pasir
250 gram terigu
1 sdm tbm
200 ml santan kental (aku tambah 3 sdm santan bubuk, karna kelapa parutnya kurang)
Pewarna hijau
100 gram kelapa parut, beri garam , kukus, sisihkan (aku pake cuma 30 gram, gak ada stok)

Cara :
Kocok telur, gula, tbm sampe mengembang
Masukkan terigu, aduk rata
Masukkan santan kental, santan bubuk, pewarna hijau, aduk rata
Masukkan kelapa kukus kedalam cetakan yang sudah diolesi minyak sayur, tekan dan ratakan
Masukkan adonan kurleb 2 sdm adonan
Kukus kurleb 15 menit
Segera tuang biar mudah lepas

1 resep ini menghasilkan 30 buah kue putu ayu

Senin, April 07, 2008

Cup Cake

Buanyak banget koleksi foto yang sudah ada. Cuma masih belum mampu untuk up date satu2. Habis setiap kali baru buka kompi si kecil Fukuda san ehhehe...panggilan kesayangan teman dan sahabat saya Bigyasan dari Nepal selalu bangun. Yah...gak jadi deh mak nya ngenet...
Selain itu juga barusan Safa libur dalam rangka Haru yasumi (liburan musim semi) 10 hari lagi... duh bener2 top markotop plus gak bisa berkutik sama sekali. Secara sekarang si kecil dah mulai tengkurab, takut banget ninggalin.
Dan juga acara2 yang dibikin bikin sibuk gitu...mumpung suami masih longgar, soalnya awal perkuliahan baru minggu depan. Jadi tiap hari juga muter..gak jelas kemana tujuannya. Mulai dari Hanamian di berbagai macam tempatlah, acara pemotretan Safa pake kimono dengan latar belakang sakura lah (weleh kayak artis wae....), sekedar jalan saja, belanja belinji yang kadang gak penting lah, cek harga pasokon (komputer) lah... hidup PC Depot...hidup Yamada denki...hidup best to denki...hidup kitamura foto... duh secara suamiku tuh boros banget tuh untuk urusan aksesoris dan konco2 nya pasokon tuh. Sabar2 ..berusaha menghibur diri sendiri. Gusti Allah paringi sabar...

Di bulan maret hingga awal april kondangan makan gak pernah berhenti-berhenti. Dari mulai adanya syukuran2 yang lulus, yang mau pulang, yang makan siang, yang ulang tahun lah, yang pindahan rumah, yang baru datang, yang pengajian bulanan, yang hanamian duh pokoknya tiap minggu keliling nih makan diluar. Jadi seru, tapi juga bingung mau bikin apa. Akhirnya satu persatu kucoba berbagai macam resep teman2. Maklum, cuma bisa nyontekin resep teman2, habis blas gak ada ide sih. Percobaan bikin cup cake pertama hasilnya..tralalalala lalalalala trilililililili....Alhamdulillah sukses, enak dan langsung ludes.

Cup Cake
Resep by Teh Shantie

Bahan :

275 gram butter
275 gram gula palem
150 gram gula pasir
4 butir telur ayam
350 gram terigu
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
100 gram coklat bubuk (aduk dengan
air panas 200 ml) hgg menjadi adonan pasta coklat
150 ml sour cream/susu cair (aku pake susu cair)
Keju secukupnya ( optional)

Cara :
Kocok butter, gula hingga mengembang dan gula larut
Masukkan telur ayam satu persatu sambil terus di kocok
Masukkan ayakan terigu, baking powder, baking soda bergantian dengan adonan coklat pasta dan susu cair, lakukan hingga gabis
Aduk rata dengan spatula supaya adonan menyatu
Masukkan adonan ke dalam paper cup kurleb 2/3 bagian
Taburi keju diatasnya, bila perlu
Oven 180 derajat kurleb 20 menit
Angkat, dinginkan
Siap disantap

ALhamdulillah percobaan bikin cup cake pertama berhasil. Safa dan bapaknya sebagai tester langsung jatuh cintrong, masing2 langsung habis 4 biji.

Rabu, Maret 05, 2008

Cap Cay Rolade

Lagi2, rolade. Rolade lagi rolade lagi. gak papa deh, berhubung si mbak Safa lagi doyan2nya. Tiap haripun jadi. Dibikin dah seminggu lalu. Kali ini dalam roladenya tak masukkan ninjin (wortel). Jadi kelihatan lebih manis dan juga kebetulan Safa tuh doyan banget sama yang namanya ninjin.
Rolade bosen di cah, di kasih saos, kali ini tak coba dibikin cap cay. Syukur Safapun masih tetap doyan.

Bahan :
1 bungkul brokoli
2 lonjor rolade siap pakai (bikin roladenya bisa dilihat disini)
2 buah ninjin (wortel) iris tipis sedikit serong
Bawang putih 4 siung, di keprek
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm maizena, larutkan dalam air

Cara :
Tumis bawang putih keprek, setelah harum masukkan ninjin
Masukkan air sedikit saja
Masukkan brokoli dan irisan rolade
Masukkan maizena
Tambahkan garam dan sedikit gula pasir
Aduk pelan2. Setelah mendidih segera angkat.
Taburi bawang goreng secukupnya.

Kamis, Februari 28, 2008

Bolu Kukus

Alhamdulillah...setelah 2 kali bikin akhirnya sukses bisa mekar. Pertama bikin saat diangkat dari dandang masih mekar, tapi lama2 ngempes lagi dan walhasil jadinya bantat. yah...bantat lagi2 bantat lagi. Tapi gpp deh, namanya juga usaha biar bisa, gak kapok kok. Dan akhirnya lega, kue ku bisa mekar.

Bahan :
2 butir telur
150 gram gula pasir
1/4 sdt garam
2 sdt Sp
300 gram terigu
200 ml air soda
1 sdt coklat bubuk, beri air secukupnya hingga kental

Cara :
Mixer telur, gula, garam, Sp hingga mengembang dan betul2 kental (kesalahanku yang dulu kayaknya mixernya kurang lama)
Masukkan terigu, bergantian dengan air soda.
Tuang ke dalam cetakan, beri coklat secukupnya
Kukus dalam dandang yang airnya sudah mendidih, kurleb 15 menit.
Angkat dan siap untuk dihidangkan.

Alhamdulillah, walaupun bukan tukang kue akhirnya bisa juga bikin kue..horeee...
Hasilnya lembuuuttttt dan asli uenak... (bikin sendiri di puji2 sendiri)...
Pulang dari kampus bapaknya Safa senyum2, karena impiannya tuk makan bolu kukus tercapai.
Safa pun demikian lahab maemnya. Seneng banget kalau mereka pada seneng.

Jus Alpokat Murah Meriah


Nih mumpung lagi masa menyusui, sekalian perbaikan gizi, tiap hari diupayakan tuk selalu bisa terpenuhi gizinya, Mulai dari makan2an yang mengandung empat sehat lima sempurna dari nasi hingga susu... dan biar rasa ASI-nya selalu beda dan Rafif tetep seneng minum ASI-nya.

Bahan :
2 biji alpokat
1 gelas air masak
Gula pasir secukupnya
2 sdm skm
Meses ceres secukupnya untuk taburan

Blender semua bahan, kecuali meses
Taburkan meses diatasnya
Slrup slrup slrup... seger.Dingin2 tetep seger.

Macaroni Schotel

Mumpung ada kesempatan mau posting simpanan foto2 lalu. Bikinnya dah lama, nyontek resep dari dapurnya mbak Rossy. Bikinnya gampang dan cepet Makasih ya mbak oishiikatta ...



Bahan :
200 gr macaroni, rebus sampe lunak, tiriskan
2 buah wortel serut agak kasar (aku pake wortel 1 habis adanya 1, tak parut)
5 sendok makan daging ayam giling
5 butir telur, kocok lepas (aku pake 3 saja)
1/2 bawang bombay, rajang halus
100 gram keju parut
4 sdm mentega
250 mL susu segar

Bumbu dialusin :
2 buah bawang putih
1/4 sdt merica bubuk
garam secukupnya

Cara Membuat :

Semua bahan dicampur sampe rata.
Taruh di pinggang tahan panaso ato di loyang 20x20 cm.
Panggang kurleb 20 menit.
Dimaem sama saos tomat dan saos sambal pana
s2

Safa dan bapaknya langsung habis masing2 3 potong. Makasih mbak Rossy, contekan resepnya.

Kamis, Januari 31, 2008

Rolade Ayam Bersaos

Rolade ternyata gampang bikinya dah praktis penyajiannya. Setelah diolah seperti pada resep lalu, bisa juga dimaem sama saos.

Saos
3 bawang putih, memarkan
3 bawang bombai potong kotak2 tipis
4 biji buah tomat, iris tipis
2 sdm tepung maizena, larutkan dalam air
Garam, merica, gula, air secukupnya

Tumis bawang putih hingga harum
Masukkan bawang bombai, tumis hingga harum
Masukkan tomat, aduk
Bila tomat sudah masak, masukkan tepung yang sudah dilarutkan
Aduk tambahkan air secukupnya, hingga saos mengental
Masukkan merica, garam, gula secukupnya,
Aduk rata, bila sudah mendidih angkat

Siramkan saos (kalo dah dingin) ke atas rolade.
Mudah dan praktiskan...

Wingko

Dibikin dah lama banget, cuman baru sempat nulis, pingin banget maem, ini, dengan berbekal perlengkepan seadanya jadilah ini dan puas bisa makan wingko. Walaupun tidak seenak dan selezat wingko babat yang dibentuk bulat2 dan dibakar, ya sekedar obat kangen.

Resep by : mbak Roro

Bahan
3 putih telur
225 gr gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt vanilla
250 gr kelapa parut (disini adanya kelapa parut kering, jadi tak rendam dengan air panas kurleb 1 jam
250 gr tepung beras ketan
150 ml santan kental
3 kuning telur
2 sdm mentega

Cara membuat
1. Kocok putih telur, gula, garam dan vanila dengan mixer sampai tercampur rata
2. Masukkan kelapa, aduk
3. Masukkan tepung beras ketan, aduk rata
4. Tuangi santan, aduk rata
5. Siapkan loyang, olesi dengan mentega
6. Tuang adonan ke dalam loyang, oven sampai permukaan nampak mengering
7. Olesi dengan kuning telur secara merata, oven lagi 30 menit
8. Angkat, potong setelah dingin

Lega, akhirnya makan wingko juga, setelah sekian lama ...
Safa seneng banget, secara dia baru maem wingko untuk yang pertama kali.
Suamipun senang, apalagi yang buat tambah lonjak2..., dari dulu gak pernah bisa masak ataupun bikin makan2an/kue sekarang dah mulai bisa. Setelah di perantauan banyak sekali ilmu dan pelajaran yang saya dapat. Hikmahnya hidup disini semuanya yang awalnya gak bisa akhirnya bisa juga...walaupun masih jauh dari sempurna.

Rabu, Desember 19, 2007

Buat Teman2 semuanya. mau pamitan ngeblog dulu ya...
Sebelumnya selamat Hari raya Idhul Adha 1428 H

Mohon maaf atas segala khilaf, mohon doanya mudah2an semuanya diperlancar.
Amin amin amin ya robbal alamin.


Nasi Panggang

Nyontoh resepnya mbak Nien , selain enak gampang dan juga praktis.

Bahan:
2 sdm mentega
1 biji tamanegi/bawang bombay, iris kasar
1 siung bawang putih, memarkan
3 batang sosis, iris tipis
Brokoli secukupnya, potong sesuai selera
250 ml susu segar
1 butir telur ayam, kocok
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 sdm keju parut
300 g nasi pulen

Cara membuat:
Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu dan harum.
Masukkan sosis.
Tuangi susu, didihkan.
Masukkan telur kocok dan bumbu, aduk hingga mendidih. Angkat.
Taruh nasi dalam pinggan tahan panas.
Tuangkan adonan sosis di atasnya.
Tambahkan brokoli juga
Taburi keju parut. Panggang sebentar dalam oven panas selama 15 menit.
Angkat, sajikan hangat.

Rabu, November 07, 2007

Kue Kabocha/Kue Labu Kuning/Waluh

Waktu belanja di A Coop dapat buku resep kecil. Ada resep bikin kue dari Kabocha. Dan kebetulan lagi ada kabocha. Melihat gambarnya kok kelihatan enak, iseng2 tak coba dan jadinya lumayan, gak mengecewakan, rasanya rasa kabucha, tapi kok mirip2 bika ambon. Bapaknya Safa yang dasarnya gak seneng kabocha, jadi mau, Safa pun jadi lahab memakannya. Mungkin karena aroma dan rasanya beda kali ya. Malah dah bikin dua kali, dalam sekejab semuanya tak bersisa. Alhamdulillah...

Bahan :
250 gram kabocha yang dah dibuang kulitnya, kukus hingga masak, lumatkan, biarkan dingin
120 gram tepung terigu
1 sdt baking powder
2 butir telur
90 gram gula pasir
80 ml minyak sayur

Cara :
Campur tepung terigu bersama baking powder, aduk rata
Masukkan kabocha yang sudah halus, aduk rata
Masukkan telur dan gula
Tambahkan minyak sayur, aduk rata
Siapkan loyang yang sudah diolesi minyak/mertega
Masukkan adonan dan oven hingga masak.
Setelah dingin, iris dan sajikan.

Resep asli : Atasnya ditaburi gula cream/gula halus (aku gak pake, karena dah manis)

Senin, November 05, 2007

Odeng

Hari ini lagi males banget, mana hujan lagi, dah mulai dingin lho... mungkin karena kecapekan setelah 2 hari berturut2 jalan, ceritanya entar deh insyaallah di posting di sini. Selesai berberes rumah, bingung mau masak apa, buka kompi, eh lihat foto odeng di blogku. Pernah bikin, cuma belum pernah tak posting sih. Akhirnya beranjak ganti baju, langsung sepedaan ke depan rumah, beli perlengkapan tempur. Belajar bikin odeng dari sensei volunter nihon go. Kebetulan beliau baik banget, suka ngajarin berbagai macam masakan Jepang. Dan sekali lagi bumbu dan rasa yang dipakai disini sepertinya hampir sama dan mirip2 gitu.
Odeng banyak sekali dijumpai disini, cuma saja ragu banget untuk makan, antara bisa dan tidak bisa, soalnya kalau kita beli di luar (biasanya sih di west udon ada) ragu2 banget. Yo wis bikin sendiri saja, insyaallah aman.

Bahan :
1 bungkus odeng siap pakai, potong masing2 jadi 2 bagian, biar gak terlalu gedhe (untuk pembelian bahan ini hati2 sekali, tidak semua bahan odeng bisa kita makan, karena kadang2 dijumpai, mirin, alkohol, sake dan teman2nya, harap dibaca dengan seksama)
1 bungkus konniyaku (yang kenyal, warnaya abu2 dr gambar diatas), terbuat dari rumput laut
1 bungkus tahu ukuran kecil
1 lonjor daikon (lobak ukuran kecil)
8 biji kentang (rebus dulu), kupas kulitnya
10 biji moci yang dibungkus sama tahu ompong

Bahan bisa dimasukin apa saja sesuai selera...

Bumbu :
3 sdm dashi, sari ikan
2 sdm katsuobushi/lembaran kecil dari ikan gurita
1 sdm soyu
Air secukupnya
1 sdt minyak wijen

Cara :
Masukkan semua bahan dalam nabe (panci), beri air hingga semua bahan terendam.
Setelah mendidih, masukan soyu, minyak wijen, dan katsuobushi.
Aduk pelan-pelan hingga bumbu tercampur semua.
Kecilkan api, biarkan kurleb 30 menit.
Siap disajikan.
Lebih enak kalau dimakan saat masih panas/anget, pas di musim dingin kayak sekarang.

Ini odeng yang saya bikin, sedikit beda dengan yang diajari sensei volunter. Beliau pake ayam, saya gak pake. Kenapa gak pake...? Saya pernah baca di jendelanya sini bahwa sesungguhnya tidak baik ikan laut dicampur dengan ikan darat. Akan merusak kandungan vitamin yang ada di dalamnya. Jadi kalau masak ikan laut yang ikan laut saja, kalau masak ikan darat ya ikan darat saja, jangan dicampur2. Itu menurut cara yang diajarkan Rasul sejak daman dulu. Insyaallah mau mencontoh, mudah2an gak lupa.

Pas tengah2 bikin odeng, suami telfon, gak bisa pulang makan siang, minta tolong dibikinkan bento/bekal saja. Saat ambil bento, suami nanya bikin apa ? bikin odeng... langsung deh disambut dnegan senyuman, katanya beliau sebenarnya pingin odeng juga, cuma gak tega saja mau minta dibikinin. Alhamdulillah lagi nyambung nih....